Jalan-jalan

Indoor Park – Trans Studio Makassar

Masih bagian dari perjalanan workshop yang diceritakan sebelumnya, hari ke-2 workshop team workshop diajak jalan-jalan oleh tuan rumah ke trans studio. Setelah jam kantor selesai sekitar pukul 5 WITA kita berangkat, sesampainya di luar kantor kita sudah ditunggu oleh bis trans studio, ternyata trans studio punya bis yang mengangkut pengunjung.   Tetapi dari kantor kita tidak langsung menuju TKP, kita ke hotel dulu untuk mengganti kostum dan meletakkan barang-barang. Dari hotel ternyata lokasinya tidak terlalu jauh, kira-kira ditempuh dalam waktu 20 menit. Saat itu hujan turun dengan deras disertai angin, berhubung trans studio itu indoor jadi kita tidak khawatir acaranya akan batal.  Itulah salah satu kelebihannya.

Begitu masuk ke dalam trans studio kita serasa masuk ke dalam sebuah mall, dengan layar-layar besar yang menampilkan kilasan acara-acara trans tv.

Untuk masuk ke dalam arena trans studio kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp 100.000. Akan tetapi cara pembayarannya dengan menggunakan kartu studio pass. Jadi kita membeli kartu studio pass ini dengan harga Rp 100.000 untuk tiket masuk dan gratis menaiki 15 wahana. Kemudian kita bisa mengisi ulang kartu ini untuk melakukan pembayaran jika ingin membeli makanan dan barang serta menaiki beberapa wahana yang tidak gratis. Jadi bisa dibilang kartu studio pass ini merupakan pengganti uang tunai.

Wahana yang pertama aku naiki adalah Hollywood Bumper Car yaitu permainan boom-boom car, itu pertama kalinya aku bermain boom-boom car. Jadi sempat panik karena tidak bisa mengemudikan mobil dengan benar, hasilnya nabrak terus, setelah berusaha memutar setir sekuat tenaga akhirnya berhasil jalan walaupun tetap saja banyakan nabraknya. Kemudian aku berpindah ke wahana berikutnya, berusaha mencari yang lebih seru. Aku kemudian memilih Putar-petir yaitu permainan mengitari bola raksasa sambil berayun-ayun naik turun. Kelihatannya tidak seram, tapi begitu sudah mulai berayun-ayun kencang sanggat memacu adrenalin.

Hollywood Bumper Car
Putar Petir

Jam 7 malam ada pementasan teater musikal ala broadway di Trans city Theater yang berjudul Jason Mencari Cinta. Jika di dufan ada pementasan Rama dan Sinta maka ini bentuk lainnya. Selesai menonton teater aku mencoba menaiki Grand esia studio View, permainan yang berbentuk kincir raksasa, yang berputar hanya dua kali dengan lambat, sehingga kita bisa melihat Trans Studio dari atas walaupun tidak sepenuhnya keliatan semua.

Pementasan Jason Mencari Cinta
Grand Studio Esia View
Pemandangan trans studio dari atas Kincir

Berikutnya aku masuk ke wahana Safari Track, sempat terpikir bakal masuk ke suatu wahana yang seram dan seru, ternyata hanya mengitari hutan-hutanan yang ada hewan-hewanannya. Terakhir aku menaiki wahana Magic Thunder Coaster yaitu roaller coaster yang meluncur mengitari menara big ben. Thunder Coaster ini tidak termasuk yang gratis, jadi aku membayar lagi sebesar Rp 25.000 untuk satu kali naik, tapi tidak mengecewakan walaupun bayar  =)

Karena sudah letih akhirnya aku hanya berfoto-foto saja, sambil menunggu yang lain selesai bermain. Ternyata sudah jam ½ 9, berhubung hari kerja trans studio tutup jam 9, jadi kita bersiap-siap untuk pulang. Penutup malam itu, ternyata ada street performance yang menampilkan berbagai tarian dan pertunjukan ala trans tv. Selesai berfoto-foto dengan para pemain street performance yang katanya asli orang Makassar kita beranjak pulang. Team workshop kembali diantarkan ke hotel dengan bis trans studio.Tiba  di hotel saatnya untuk istirahat dan memulihkan energi untuk kembali bekerja besok.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s