halida’s

my life, my journey, and programming

Sedekah memang Ajaib!! September 27, 2009

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 2:23 PM
Tags: ,

SedekahSewaktu bulan Ramadhan aku mengikuti sebuah pengajian yang membahas sedekah. Sedekah itu katanya ajaib, uang kita tidak akan pernah berkurang dengan sedekah, justru akan bertambah. Allah akan mengembalikan uang yang kita sedekahkan. Jika kita bersedekah tapi tidak ikhlas Allah tetap akan mengganti tetapi dalam jumlah yang sama dengan yang kita sedekahkan, tetapi jika kita bersedekah dengan ikhlas maka Allah mengganti dalam jumlah yang berlipat ganda. Jika kita mengalami hal yang tidak baik, maka kita harus mengevaluasi diri kita apakah kita sudah bersedekah. Misalkan ketika kita dicopet di bis, kenapa yang dicopet kita padahal banyak orang lain dalam bis, salah satu penyebabnya adalah karena disitu masih ada rizki orang lain yang belum kita sedekahkan.

Malam setelah mengikuti pengajian itu, aku berpikir sepertinya aku sangat kurang bersedekah, hari ini aku belum bersedekah dan dimana aku bisa bersedekah sekarang. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku, ketika aku membuka pintu ternyata teman sekosanku yang datang, dia  bilang “Mbak, aku sama teman-teman kampus mau ngadain sahur bersama anak jalanan, jadi mbak kita jualan mawar untuk ngumpulin dana. Mbak mau nyumbang? “  Subhanallah, Allah benar-benar mendengar kata hatiku, dan membuka jalan untukku beramal. Esoknya balasan itu juga benar-benar ada, temanku memberikan oleh-oleh sebuah barang yang memang sedang aku butuhkan. Subhanallah lagi, rahasia Allah tidak pernah kita duga.

Pengalaman tidak menyenangkan karena kurang bersedekah dialami oleh abangku. Suatu malam ketika shalat tarawih di mesjid Istiqlal, ketika mau bersedekah abang melihat ternyata dalam dompetnya tidak ada uang kecil, dan menanyakan padaku apakah ada uang kecil. Aku bilang “udah bang yang itu aja, masak sedekah pake uang kecil”. Akhirnya dia menyedehkan uang besarnya itu, setelah itu dia bilang padaku, “gapapa uang kecil kan yang penting ikhlas, daripada besar terus gak ikhlas”. Saat itu aku hanya senyum saja. Besoknya Allah lagi-lagi menunjukkan pada ku bagaimana ajaibnya sedekah. Sore itu aku dan abang buka bersama dengan teman-temanku di sebuah mall di kawasan Senen, ketika shalat magrib di mushala abang kehilangan sendalnya yang memang masih lumayan baru dan bagus. Aku senyum dan bilang “Bang itu karena sedekah gak ikhlas jadinya gitu, coba kenapa sendal abang yang diambil bukan punya teman-teman yang lain?”. Abang mengiyakan pernyataan ku dan tidak bisa mengelak lagi kemudian tersenyum. Dan ternyata cobaan tidak sampai disitu saja, keluar dari mall ban motor yang kita naiki bocor, padahal sebelum berangkat tadi sudah kempes dan sudah diisi angin. Setelah ban ditambal, perjalanan dilanjutkan lagi. Sampai di depan Senayan ban motor bocor lagi karena ban luarnya memang sudah tipis dan sehingga ketika melewati lubang dijalan ban dalamnya bocor lagi. Ini benar membuat kita bingung karena waktu itu sudah pukul 9 malam, dan tidak ada tukang tambal ban yang buka lagi. Akhirnya dengan putus asa kita berusaha jalan pelan-pelan, siapa tau ketemu. Alhamdulillah di depan halte bis senayan ada bapak-bapak tukang tambal ban, dan akhirnya ban dalamnya diganti karena tidak bisa ditambal lagi.  Alhamdulillah ada pertolongan Allah setelah diuji.

Benar-benar ajaib kan sedekah itu. Cerita ini tidak bermaksud ria, hanya ingin berbagi sedikit pengalaman. Mudah-mudahan memotivasi yang membaca untuk bersedekah.

 

IPB = Institut Perbankan Bogor ?? September 14, 2009

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 6:41 PM
Tags:

Dulu sewaktu masih kuliah di IPB, aku sering mendengar berbagai plesetan dari kepanjangan IPB, termasuk istilah Institut Perbankan Bogor. Plesetan ini muncul karena katanya banyak lulusan IPB yang kerja di bank. Dulu aku sempat bertanya-tanya apakah iya seperti itu, tapi setelah aku sendiri kerja di bank aku baru menyadarinya, bahkan istilah ini terkenal juga diluar lulusan IPB.  Simak percakapan berikut:

Bapak 1   : Lulusan mana mbak?

Aku           : Lulusan Ilmu Komputer IPB pak

Bapak 1   : loh ada ya ilmu komputer di IPB? Ngapain aja tu? belajar komputer pertanian ya mbak?

Aku           : Nggak pak, sama saja dengan ilmu komputer yang lain

Bapak1    : Wah berarti IPB sekarang nggak pertanian aja ya. Udah nggak cocok lagi jadi Institut Pertanian Bogor

Bapak 2   : Iya kan IPB itu kepanjangannya sekarang Institut Perbankan Bogor, gara-gara banyak lulusan IPB  yang kerja di bank .

Kedua bapak tersenyum dan pergi dari hadapanku.

 

Terima Kasih Juni 26, 2009

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 11:42 PM

Sebuah kata yang sangat sederhana. Tapi sering kita lupa mengucapkannya.Kenapa kita harus mengucapkan terima kasih? Terima kasih adalah sebuah penghargaan terhadap seseorang, dan manusia sebagai makhluk sosial selalu ingin dihargai. Mulailah dari hal-hal yang kecil seperti ketika ibu memasakkan makanan untuk anda maka ucapkanlah, ‘Ibu terima kasih, masakan hari ini enak sekali’. Ibu pasti akan merasa senang sekali masakannya dihargai, dan menjadi bersemangat untuk memasakkan makanan yang lebih enak lagi.
Ketika seorang pelayan di restoran menyajikan makanan untuk anda ucapkanlah terima kasih. Mungkin akan muncul pertanyaan ‘kenapa untuk seorang pelayan yang memang tugasnya menyajikan makanan kita harus mengucapkan terima kasih?’ . Coba dipikirkan lagi, jika anda mendapat tugas dari atasan, kemudian anda sudah mengerjakannya dengan baik tetapi atasan anda tidak mengucapkan terima kasih pasti anda akan sedikit kesal padahal itu sebenarnya adalah tugas anda kan?. Bandingkan dengan jika atasan anda mengucapkan sebuah kalimat yang sederhana dan indah ini, ‘Terima kasih, kamu mengerjakannya dengan baik’. Indah bukan, pasti kita akan menjadi bersemangat, meskipun setelah itu atasan anda memberikan tugas lagi yang banyak.
Sungguh luar biasa kata yang sederhana ini, dan ini merupakan salah satu kunci kesuksesan. Oleh karena itu, mulai dari saat ini biasakanlah mengucapkan terima kasih sambil memberikan sebuah senyuman yang tulus. TERIMA KASIH :)

 

Apa bedanya busway ama bis kota? Mei 14, 2009

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 8:57 PM
Tags: , ,

Mungkin banyak yang bakal bilang ya beda bangetlah busway ama bis kota. Tapi..coba dianalisis ulang bener nggak kalo busway itu jauh lebih nyaman dari bis kota? Mungkin aku coba sedikit membandingkan dari beberapa hal

Kepadatan penumpang

Katanya kalo naik busway enak, nggak penuh. Tapi ternyata penuuh banget apalagi dijam-jam pergi dan pulang kantor.Apalagi ngantri untuk naiknya, kalo di halte dukuh atas yang ke arah ragunan, panjangnya kayak ular,ngantri sampe 1 jaman untuk mendapatkan  bis.Yah tapi bedanya mungkin busway nggak sesesak bis kota.

Anti macet

Sepertinya busway yang anti macet cuma yang jurusan Blok M-kota. Hal ini disebabkan kendaraan lain masih bisa seenaknya masuk ke jalur busway.

Kriminalitas

Siapa bilang di busway nggak ada kriminalitas? Saat ini di Jakarta kejahatan seperti copet itu bisa terjadi dimana aja, lagi jalan aja bisa kecopetan. Jadi waspadalah :)

Ya mungkin kelebihan busway sekarang bisa kemana aja hanya dengan ongkos 3500 dan ada fasilitas AC (walaupun kalo udah penuh nggak terasa dingin). Mudah-mudahan pemerintah Jakarta bisa lebih meningkatkan pelayanan busway terutama dari sisi armada yang harus diperbanyak lagi. Sehingga masyarakat Jakarta lebh merasa nyaman naik busway, dan lebih memilih naik busway daripada naik kendaraan sendiri yang bisa menambah kemacetan ibukota negeri ini.

 

Kesemaptaan April 21, 2009

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 10:07 PM
Tags: ,

Kesemaptaan itu artinya kesiap-siagaan. Jadi latihan kesemaptaan adalah kegiatan untuk melatih kesiap-siagaan kita untuk segala situasi dan kondisi. Mungkin ada yang bingung kenapa tiba-tiba topiknya itu. Ceritanya sekarang aku kan jadi trainee di salah satu bank milik pemerintah, nah salah satu program pendidikannya adalah latihan kesemaptaan. Latihan kesemaptaan ini dilaksanakan di SECAPA (Sekolah Calon Perwira) POLRI Sukabumi. Pelatihnya adalah orang-orang dari POLRI. Selama 5 hari aku dan 25 orang temanku digembleng ala semi militer di Sukabumi. Kegiatannya ada yang di kelas ada yang outbond. Di kelas kita diberikan berbagai materi antara lain mengenai personal skill dan tentang hukum-hukum perbankan. Sedangkan outbondnya kita main flying fox(this is the first time for me), jalan di atas satu tali untuk nyebrangin sungai pada ketinggian sekitar 5m, belajar mendirikan tenda, dan nyebrang sungai dengan nyebur. Outbondnya nggak sekedar main-main kita juga dituntut untuk menarik hikmah dari semua permainan. Yang paling aku ingat dari flying fox adalah bagaimana kita harus berani mengambil resiko untuk suatu masalah, dan berusaha mengambil pengalaman dari orang lain agar kita bisa menjadi sukses. Selain itu ada juga ekspedisi darat yaitu jalan kaki sejauh 15 km di daerah perumahan di sukabumi. Keliatannya kegiatannya nggak berat, tapi yang lumayan berat adalah hal yang harus kita lakukan hampir tiap hari yaitu:
1. Bangun jam ½ 4 pagi buat shalat subuh
2. Lari diselingi jalan dalam posisi berbaris ke mesjid yang jaraknya 1 km dari barak dan pulangnya juga sama. Lari-larinya sambil nyanyi lagu
Lari-lari… Tiap hari…
Agar kuat otot kaki…
Badan payah… Tak Mengapa…
Karena kita sudah biasa..
Satu ribu…Dua ribu…Tiga Ribu…Empat Ribu…
3. Lari diselingi jalan dalam posisi berbaris lagi ke kelas yang jaraknya juga 1 km dan itu harus dilakukan sekitar 3 kali dalam sehari bolak-balik dan masalahnya adalah jalan perginya menurun, tapi jalan pulangnya nanjak
4. Setiap hari harus pake seragam polisi, keliatannya sih lucu tapi ribet. Sepatunya itu gak tahan bikin lecet dan beratnya luar biasa, harus pake dahrim besar dan kecil, pake ransel yang isinya pasir satu kilo, sepatu kets dan raincoat.
Tapi dibalik semua kesulitan yang dihadapi banyak pelajaran yang bisa diambil, memang nggak sia-sia. Kapan lagi bisa latihan bersama polisi kalo nggak di latihan semapta. Seru, tapi nggak mau untuk kedua kali, cukup sekali aja.

cimg30381

 

Uang palsu Agustus 1, 2008

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 4:19 AM
Tags:

 

Hati-hati dengan uang palsu, bisa-bisa kita dapat uang palsu. Hal ini aku alami waktu melakukan perjalanan dari bogor ke jakarta tempat kakakku di daerah ciputat. Berangkat dari kosan aku naik angkot menuju Laladon(salah satu terminal angkot di Bogor), kemudian dilanjutkan dengan naik angkot 03 yang menuju Baranangsiang(tempat terminal bis berada). Sewaktu membayar angkot 03 aku memberikan uang 10ribu kepada supir angkot, dan si abang angkot mengembalikan uang 7500 (saat itu ongkos angkot Laladon-Baranangsiang masih 2500) yang terdiri dari pecahahan 5ribu, seribuan 2, dan 500. Karena aku buru-buru turun dari angkot aku tidak memeriksa lagi uangnya. Perjalanan aku lanjutkan dengan menaiki bis ke terminal Lebak Bulus, dan dilanjutkan dengan menaiki angkot menuju daerah ciputat. Sewaktu hendak membayar angkot ciputat, aku mengeluarkan lagi uang yang kembalian dari supir angkot 03 dibogor tadi. Sewaktu aku memperhatikan uang 5ribuannya, aku merasa aneh.kok uangnya agak kecilan ya, trus dibandingkan dengan uang seribu juga beda(lihat gambar di bawah dan bandingkan dengan uang 5ribuan anda). Ada bagian-bagian yang luntur. Aku baru sadar kalo ternyata uangnya palsu, kan uang asli gak bisa luntur.Kesel, tapi mau digimanain lagi, udah terlanjur. Ini jadi satu pelajaran, untuk lebih hati-hati kalo nerima uang kembalian..Disimpen aja uangnya..untuk kenang2an..=)

     

     

     

     

     

 

22nd…=) April 28, 2008

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 4:41 AM

28 april 2008

bertambah lagi usiaku hari ini..sedih, di saat-saat menjelang bertambahnya usia pertanyaan yang selalui menghantui pikiran adalah “kapan lulus?” atau “kapan seminar?” hix..target awal lulus di usia 21 gagal total..
Yup this is the day when i am 22 years old, thank’s Allah for everything that you give to me..and i still always pray to U.
Allah mudahkanlah jalanku untuk memperoleh kesuksesan..
Bagiku usia 22 kali ini adalah saat-saat yang menegangkan.Saat-saat menunggu kelulusan (mudah2an skripsi bisa selesai secepatnya)dan menuju tahap berikutnya.Aku harus mulai memikirkan masa depan, what i’ll do in the future..perasaan penuh dilema yang sulit diungkapkan..
Allah know the best for us, kita hanya bisa berusaha sebaiknya=)

 

Saat terindah saat bersamamu.. Februari 6, 2008

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 6:50 AM

salah satu lagu peterpan melantun waktu kita sedang berkumpul..
waktu itu aku sedang berada dalam acara keakrabannya ilkomerz41 yang diadakan di cipanas dan saat itu memang saat2 indah ketika kita,mungkin untuk terakhir kalinya, bisa berkumpul bersama..
nggak kerasa udah 3 tahun lebih kita bersama, bersama di saat2 sedih dan senang, sehat dan sakit..
bareng2 waktu pertama kali diospek dulu, bareng2 kuliah, nyari ruangan kuliah yang gak jelas, bareng2 bergadang ngerjain tugas sampe pagi,semua kebersamaan kita..
dan nggak lama lagi satu persatu dari ilkomerz41 lulus dan meninggalkan kampus tercinta..
tetap semangat teman2 semua…you are d best
don’t forget whereever you go, you are ilkomerz 41

sl379398.jpg

NB:nonton My Boss My Hero, keren..
ceritanya tentang seorang yakuza yang merasakan betapa bahagianya dunia sekolah terutama kebersamaannya dengan teman2 sekelas

 

Bis..oh..bis.. November 27, 2007

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 4:40 AM

Sabtu 24 November kemaren adalah salah satu pengalamanku yang mungkin gak bisa aku lupakan..
Sabtu itu jam 4 sore sesudah bimbingan skripsi dan rapat POSS di BaranangSiang tujuanku selanjutnya adalah menuju rumah tanteku di daerah pondok pinang jakarta. Aku berjalan menuju terminal baranangsiang dengan membawa tas ranselku yang gede dan beratnya Subhanallah. Begitu sampai di terminal Alhamdulillah bisnya ada, aku naik bis Agra Mas jurusan Bogor-LebakBulus,dan mengambil posisi di kursi 3 yang sebelumnya sudah ada 1 orang cewek yang duduk di dekat jendela.Tak lama bispun jalan, syukur gak perlu nunggu lama. Bispun berjalan dan mulai memasuki tol. Perjalanan awalnya berjalan lancar. Tapi lama kelamaan feelingku merasakan sesuatu yang tidak enak,bis terus melaju di bahu jalan, dengan kecepatan tinggi, dan terus mendahului kendaraan yang lain. Beberapa menit kemudian, ya..terjadilah sesuatu. Bis yang sudah pindah ke jalur 2 dan akan pindah lagi ke bahu jalan,disalip oleh sebuah mobil dari sebelah kanan, dan karena bis yang melaju dengan kecepatan tinggi, maka bis menjadi oleng dan hilang kendali, di sebelah kanan ada sebuah truk dan sebelah kiri rerumputan yang lebih rendah dari jalan. Bis nyaris terbalik, kalau supir tidak berhasil mengendalikan bis. Astaghfirullah,orang-orang langsung marah-marah pada si supir..Ada yang teriak..”nggak usah kencang2 pak”. ya Allah, Allah masih sayang kepadaku..Aku langsung merasa lemas, serasa jantungku hampir lepas..Ya Allah engkau memang Maha Pemurah, Engkau menyelematkan hamba-hambaMu ini..Alhamdulillah bisa nyampe rumah tante dalam keadaan sehat wal ‘afiat..Seharusnya perusahaan bis menyeleksi supir dengan baik, gak supir yang nyetir dengan seenakya,nggak mengikuti aturan..apakah pihak yang terkait sudah memperhatikan hal ini?atau hanya sekedar mencari keuntungan, tanpa memperdulikan nyawa org lain yang dipertaruhkan =<

 

Finally PKLku November 16, 2007

Diarsipkan di bawah: Life — halida ernita @ 3:26 AM

Akhirnya presentasi PKL udah terlewati…yah walaupun gak mulus-mulus banget,paling nggak satu tahap udah terlewati..thanx untuk yusa yang ngasih pertanyaan keren abis waktu aku presentasi…=P sampe aku cuma bisa melongo..nggak tau komentar apa..yeah it’s my fault..ok..ok..alhamdulillah udah diperbaiki kesalahannya
Tahap selanjutnya dari dunia temen2 ilkom41 saat ini adalah menyelesaikan laporan PKL, insyaAllah akhir november udah kelar all about PKL
Dan di awal bulan Desember kita kolokium,otomatis mulai dari sekarang harus nyiapin proposal penelitian.Serasa dikejar2 waktu, tinggal 2 minggu lagi untuk persiapannya.Nggak boleh males lagi nih, segala persiapannya harus optimal,dan harus ditargetin secepatnya lulus, jangan sampai ditinggal dosen pembimbing yang mau kuliah lagi..^_^